De Javu
Kasih;
Dalam tidur malamku, kamu datang dengan sebilah tanda tanya, tanda
tanya mirip gumpalan titik koma, kurasakan lembab tanda seru
bersembunyi pada batang takdir yang kucipta dalam rahim ibu.
Wahyaning wahyu tumelung, tulus tan kena tinegor (wirid hidayat jati, R.Ng. Ronggowarsito)
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 Juli 2021
Jumat, 23 Juli 2021
Puisi-Puisi Hamdy Salad
WAKTU DOA DI PAGI BUTA
Waktu doa di pagi itu, di antara lumut hijau yang beku
aku terbangun dan gagap, kata-kata jadi lenyap
tak ada lidah untuk bertanya pada segala
kenapa gempa dan ombak itu bergolak
menangkup rahasia el-maut di tengah kota
Waktu doa di pagi itu, di antara lumut hijau yang beku
aku terbangun dan gagap, kata-kata jadi lenyap
tak ada lidah untuk bertanya pada segala
kenapa gempa dan ombak itu bergolak
menangkup rahasia el-maut di tengah kota
Selasa, 20 Juli 2021
Puisi-Puisi Saini K.M.
kepadapuisi.blogspot.com
SISYPHUS
Sisyphus mendorong batu ke puncak gunung
dan batu kembali ke jurang menggelundung.
Bolak-balik beribu tahun: beribu tahun
kau mendaki dan tergelincir, jatuh dan bangun.
SISYPHUS
Sisyphus mendorong batu ke puncak gunung
dan batu kembali ke jurang menggelundung.
Bolak-balik beribu tahun: beribu tahun
kau mendaki dan tergelincir, jatuh dan bangun.
Jumat, 16 Juli 2021
Puisi-Puisi Akhmad Muhaimin Azzet
suarakarya-online.com
Pesta Kembang Kertas
taman malam begitu dingin,
tapi engkau membaris
lilin hitungan usia
yang semakin saja bergemetar
kembang-kembang kertas
bertebaran hingga dada
Pesta Kembang Kertas
taman malam begitu dingin,
tapi engkau membaris
lilin hitungan usia
yang semakin saja bergemetar
kembang-kembang kertas
bertebaran hingga dada
Minggu, 11 Juli 2021
Samudra Puisi Amien Wangsitalaja (3)
Eusideroxylon Zwageri
mengapa harus iri
pada eusideroxylon zwageri
sedang senyum yang pernah kaugenitkan pada sufi
kian menguat oleh hujan dan terik mentari
mengapa harus iri
pada eusideroxylon zwageri
sedang senyum yang pernah kaugenitkan pada sufi
kian menguat oleh hujan dan terik mentari
Minggu, 27 Juni 2021
Puisi-Puisi Muhammad Yasir
Mengingatmu dari Kota 24o Celcius
Kurasa ini bukan pertama kali kita dilanda rasa sakit
Ketika aku menyulam luka-luka di tubuhmu, Sayangku
Dengan sutera yang kucuri dari bulan dan matahari
Jadi tenangkan dirimu kerna aku memiliki tangan Tuhan
Minggu, 25 April 2021
MANIFESTO
: Elex, Yasir, Yuki
Hendri Yetus Siswono
tersebutlah penyuair manggung puisi
di hadapan penyuair juga
ditempik soraki pula
macam biduan penghibur
jeruk kok makan jeruk
begitu sindir sebuah iklan
Hendri Yetus Siswono
tersebutlah penyuair manggung puisi
di hadapan penyuair juga
ditempik soraki pula
macam biduan penghibur
jeruk kok makan jeruk
begitu sindir sebuah iklan
Rabu, 07 April 2021
SANTO PARA PENYAIR (Umbu Landu Paranggi)
Beno Siang Pamungkas
Kupasang foto lamamu di kamar
Ambil air di padasan
Kugelar tikar pandan
Dan kudaraskan puisi-puisimu
Puisi yang berkisah tentang seorang lelaki yang memilih jalan sunyi.
Tunggangi angin sabana hela selaksa kuda merdeka
Kebebasan bersama cinta.
Kupasang foto lamamu di kamar
Ambil air di padasan
Kugelar tikar pandan
Dan kudaraskan puisi-puisimu
Puisi yang berkisah tentang seorang lelaki yang memilih jalan sunyi.
Tunggangi angin sabana hela selaksa kuda merdeka
Kebebasan bersama cinta.
Jumat, 12 Februari 2021
Puisi-Puisi Dody Yan Masfa
DI LANGIT
Ada bayang wajahmu
Di laut anak ombak dan pantai
Tak pernah saling bertaut
Bayang diantara awan kuning
Dari cahaya gemulai jelang senja
Tanda pulang bagi burung camar
Ada bayang wajahmu
Di laut anak ombak dan pantai
Tak pernah saling bertaut
Bayang diantara awan kuning
Dari cahaya gemulai jelang senja
Tanda pulang bagi burung camar
Rabu, 03 Februari 2021
Puisi-Puisi Sosiawan Leak
surabayapost.co.id
BUKAN BINATANG PEMBANGUN SARANG
aku bukan binatang pembangun sarang
hingga selalu menemu kebebasan yang merdeka
kala istirah atau mengembara
tanpa tergantung kepada rumah dan kandang
BUKAN BINATANG PEMBANGUN SARANG
aku bukan binatang pembangun sarang
hingga selalu menemu kebebasan yang merdeka
kala istirah atau mengembara
tanpa tergantung kepada rumah dan kandang
Puisi-Puisi Aprinus Salam
PEREMPUAN YANG TIDAK MENYUKAI KENANGAN
Kembali perempuan itu membuka-buka hapenya
Ia hapus semua gambar dan pesan-pesan
Ia tidak mau sedikitpun hape itu menyimpan kenangan
Diperiksanya kembali, adakah kenangan itu masih tersisa
Mungkin sesuatu yang mengingatkan
Kembali perempuan itu membuka-buka hapenya
Ia hapus semua gambar dan pesan-pesan
Ia tidak mau sedikitpun hape itu menyimpan kenangan
Diperiksanya kembali, adakah kenangan itu masih tersisa
Mungkin sesuatu yang mengingatkan
Minggu, 03 Januari 2021
Dua Puisi Rakai Lukman
KEMBANG API DAN KEMBANG
MIMPI
Kembang api di matamu, membawa kembang tidur di teras rumah, mekar digelayut dendang koplo bersama bising celoteh tetangga. Pesta pergantian tahun ala kampungan.
Kembang desa menimang kembang api, disilau kembang gugur malam buta. Kembang mimpi bergumul kembang gamang berseru pada langit-langit rumah. Dendang dangdut berubah celoteh pun cericit tikus desa. Alang-alang remaja merekam bising warung oplosan kopi campur teh diramu bersama penyedap rasa.
Kembang api di matamu, membawa kembang tidur di teras rumah, mekar digelayut dendang koplo bersama bising celoteh tetangga. Pesta pergantian tahun ala kampungan.
Kembang desa menimang kembang api, disilau kembang gugur malam buta. Kembang mimpi bergumul kembang gamang berseru pada langit-langit rumah. Dendang dangdut berubah celoteh pun cericit tikus desa. Alang-alang remaja merekam bising warung oplosan kopi campur teh diramu bersama penyedap rasa.
Selasa, 28 Juli 2020
Senin, 27 Juli 2020
Puisi-Puisi Marcellus Nur Basah
SAJAK DI SECANGKIR KOPI
buat EM DE
Setetes kopi ujar di secangkir diammu
telah kureguk habis di sela keriuhan hedonisme
Setetes lagi nyangkut di sehelai benang serbet pilihanmu
terlempar di sudut wastafel pengabdian
terbasuh sudah kerak kesal di dasar inginmu
Setetes lagi hilang
entah kemana dan entah untuk siapa
buat EM DE
Setetes kopi ujar di secangkir diammu
telah kureguk habis di sela keriuhan hedonisme
Setetes lagi nyangkut di sehelai benang serbet pilihanmu
terlempar di sudut wastafel pengabdian
terbasuh sudah kerak kesal di dasar inginmu
Setetes lagi hilang
entah kemana dan entah untuk siapa
Sabtu, 25 Juli 2020
Puisi-Puisi Subagio Sastrowardoyo
Nada Awal
Tugasku hanya menterjemah
gerak daun yang tergantung
di ranting yang letih. Rahasia
membutuhkan kata yang terucap
di puncak sepi. Ketika daun
jatuh tak ada titik darah. tapi
di ruang kelam ada yang merasa
kehilangan dan mengaduh pedih.
Tugasku hanya menterjemah
gerak daun yang tergantung
di ranting yang letih. Rahasia
membutuhkan kata yang terucap
di puncak sepi. Ketika daun
jatuh tak ada titik darah. tapi
di ruang kelam ada yang merasa
kehilangan dan mengaduh pedih.
Jumat, 17 Juli 2020
Puisi-Puisi Kedung Darma Romansha
sastrakarta.multiply.com
Musim Semi di Bulan Juli 1
Di antara kita tak ada yang berkata-kata
Sepi jadi duri
Lengang dan hampa
Wajah kita jadi kaca
Berpantulan di kolam
Ruhku dan ruhmu berkecipak dan berciuman
Malam bercermin di bulan
Memukul dentum dalam diam.
Musim Semi di Bulan Juli 1
Di antara kita tak ada yang berkata-kata
Sepi jadi duri
Lengang dan hampa
Wajah kita jadi kaca
Berpantulan di kolam
Ruhku dan ruhmu berkecipak dan berciuman
Malam bercermin di bulan
Memukul dentum dalam diam.
Sabtu, 13 Juni 2020
Puisi-Puisi Frischa Aswarini
Kompas, 30 Sep 2017
Suatu Lawatan
arca batu
terbaca dalam sajakmu
mengirim petunjuk
lewat pudar tubuhnya
dijamah pasang mata peziarah
Suatu Lawatan
arca batu
terbaca dalam sajakmu
mengirim petunjuk
lewat pudar tubuhnya
dijamah pasang mata peziarah
Rabu, 27 Mei 2020
Empat Puisi Alfian Dippahatang
Daging Sapi Impor
Sewaktu kecil, aku tak kepikiran
memiliki cita-cita. Selain setiap
hari aku membantu ayah menjaga
kesehatan sapi-sapi. Aku tak pernah
merasa sepi saat itu. Setelah sapi-sapi
dijual—aku tak tahu harus menyibukkan
apa lagi. Ayahku ditangkap polisi
enam jam kemudian setelah ketahuan mencuri.
Sewaktu kecil, aku tak kepikiran
memiliki cita-cita. Selain setiap
hari aku membantu ayah menjaga
kesehatan sapi-sapi. Aku tak pernah
merasa sepi saat itu. Setelah sapi-sapi
dijual—aku tak tahu harus menyibukkan
apa lagi. Ayahku ditangkap polisi
enam jam kemudian setelah ketahuan mencuri.
Kamis, 23 April 2020
TENTANG PUISI EPIK
Maman S. Mahayana *
Pembicaraan puisi epik biasanya selalu dikaitkan dengan kisah-kisah klasik peperangan dan kepahlawanan yang menakjubkan. Mengingat kisah-kisah itu terdiri dari serangkaian peristiwa dan sejumlah episode, maka bentuk puisi epik hampir selalu berupa puisi naratif yang panjang. Di dalam perkembangannya kemudian, panjang pendeknya puisi itu, bukanlah merupakan ukuran mutlak.
Kamis, 13 Februari 2020
Puisi-Puisi Abi N. Bayan
DI POSI-POSI
Tepat di ujung dermaga
kau seperti berdiri di
bibir Talangame
saat kapal-kapal beranjak
pergi
tapi pulau-pulau yang
apung di mata
bukanlah Maitara, Moti,
dan Tidore
Langganan:
Postingan (Atom)
A. Qorib Hidayatullah
A. Rego S. Ilalang
A. Rodhi Murtadho
A. Syauqi Sumbawi
Abdul Azis Sukarno
Abdul Kadir Ibrahim
Abi N. Bayan
Achiar M Permana
Adib Baroya
Aditya Ardi N
Afrilia
Afrizal Malna
Aguk Irawan Mn
Agus Buchori
Agus Noor
Agus R. Sarjono
Agus Sulton
Agus Sunyoto
Agusri Junaidi
AH J Khuzaini
Ahmad Anshori
Ahmad Farid Yahya
Ahmad Fatoni
Ahmad Muchlish Amrin
Ahmad Rifa’i Rif’an
Ahmad Tohari
Ahmad Yulden Erwin
Ahmad Zaini
Ahmadun Yosi Herfanda
Ajip Rosidi
Akhmad Muhaimin Azzet
Akhmad Sekhu
Akhudiat
Alfian Dippahatang
Ali Audah
Ali Mustofa
Alief Mahmudi
Alim Bakhtiar
Allex Qomarulla
Amarzan Loebis
Amien Wangsitalaja
Aming Aminoedhin
Amir Syarifuddin
Anash
Andri Awan
Anggrahini KD
Anindita S Thayf
Anisa Ulfah
Anjrah Lelono Broto
Annisa Steviani
Anugrah Gio Pratama
Anung Wendyartaka
Aprinus Salam
APSAS (Apresiasi Sastra)
Ardy Suryantoko
Arie Giyarto
Arie MP Tamba
Arif Bagus Prasetyo
Arif Gumantia
Arif Hidayat
Aris Kurniawan
Arman A.Z.
Arsyad Indradi
Arti Bumi Intaran
AS Laksana
Asarpin
Asrul Sani
Baca Puisi
Bahrum Rangkuti
Balada
Bambang Kempling
Bandung Mawardi
Beni R. Budiman
Beni Setia
Benny Benke
Beno Siang Pamungkas
Berita
Berita Duka
Bernando J. Sujibto
Berthold Damshauser
Binhad Nurrohmat
Bonari Nabonenar
Brunel University London
Budi Darma
Bustan Basir Maras
Candra Malik
Candrakirana
Caping
Catatan
Cerbung
Cerpen
Chairil Anwar
Chicilia Risca
Christine Hakim
Cinta Laura Kiehl
D. Zawawi Imron
Dad Murniah
Dadang Ari Murtono
Damhuri Muhammad
Dami N. Toda
Damiri Mahmud
Darju Prasetya
Deddy Setiawan
Denny JA
Denny Mizhar
Deo Gratias
Dewi Musdalifah
Dhimas Ginanjar
Dian Sukarno
Dian Tri Lestari
Diana AV Sasa
Dien Makmur
Dinar Rahayu
Diskusi
Djoko Pitono
Djoko Saryono
Doddi Ahmad Fauji
Dody Yan Masfa
Donny Syofyan
Dwi Cipta
Dwi Fitria
Dwi Pranoto
Edisi Khusus
Edy Firmansyah
Eka Budianta
Eka Kurniawan
Eko Prasetyo
Eko Tunas
Elsa Vilinsia Nasution
Erwin Setia
Ery Mefry
Esai
Evan Ys
F Aziz Manna
F. Budi Hardiman
F. Rahardi
Fahmi Faqih
Fahrudin Nasrulloh
Faisal Kamandobat
Fajar Alayubi
Fatah Anshori
Fatah Yasin Noor
Feby Indirani
Felix K. Nesi
Foto Andy Buchory
Francisca Christy Rosana
Franz Kafka
Frischa Aswarini
Fritz Senn
Galuh Tulus Utama
Gampang Prawoto
Gde Artawan
Gendhotwukir
Goenawan Mohamad
Gola Gong
Gusti Eka
Hamdy Salad
Hamid Jabbar
Hamka
Hamsad Rangkuti
Hamzah Sahal
Hardy Hermawan
Hari Purwiati
Hario Pamungkas
Haris del Hakim
Hasan Aspahani
Hasan Junus
Hasnan Bachtiar
Hendri R.H
Hendri Yetus Siswono
Herie Purwanto
Herry Lamongan
Heru Kurniawan
Hikmat Gumelar
Holy Adib
Hudan Hidayat
Hudan Nur
I Nyoman Darma Putra
I. B. Putera Manuaba
IAI TABAH (Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah)
Ibnu Rusydi
Ibnu Wahyudi
Ida Fitri
Ignas Kleden
Imam Muhtarom
Imam Nawawi
Imammuddin SA
Iman Budhi Santosa
Indira Permanasari
Indonesia O’Galelano
Indra Intisa
Indra Tjahyadi
Inung As
Isbedy Stiawan ZS
Iskandar Noe
Iwan Kurniawan
Iwan Simatupang
Jajang R Kawentar
Jalaluddin Rakhmat
James Joyce
Jean-Paul Sartre
Jember Gemar Membaca
JJ. Kusni
Jl Raya Simo Sungelebak Karanggeneng
Joko Pinurbo
Jordaidan Rizsyah
Joyo Juwoto
Jual Buku Paket Hemat
K. Usman
Kadek Suartaya
Katrin Bandel
Kedung Darma Romansha
Kemah Budaya Panturan (KBP)
Khairul Mufid Jr
Khanif
Khoirul Abidin
Ki Ompong Sudarsono
Kiki Astrea
Kitab Para Malaikat
Koh Young Hun
Komplek Gor Kamantren Paciran Lamongan
Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias
Komunitas Sastra dan Teater Lamongan (Kostela)
Komunitas Sastra Ilalang Indonesia (KSII)
Kritik Sastra
Kumpulan Cerita Buntak
Kurnia Effendi
Kuswaidi Syafi’ie
L.K. Ara
Lan Fang
Launching dan Bedah Buku
Lawi Ibung
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M)
Literasi
Liza Wahyuninto
Lukas Luwarso
Lukman Santoso Az
M. Abror Rosyidin
M. Adnan Amal
M. Faizi
M. Lutfi
M. Yoesoef
M.D. Atmaja
Mahamuda
Mahardini Nur Afifah
Mahendra Cipta
Mahfud Ikhwan
Mahmud Jauhari Ali
Mahwi Air Tawar
Malkan Junaidi
Maman S Mahayana
Manneke Budiman
Mansur Muhammad
Marcellus Nur Basah
Mardi Luhung
Marhalim Zaini
Maria Magdalena Bhoernomo
Mario F. Lawi
Maroeli Simbolon
Marsel Robot
Marulam Tumanggor
Mas Garendi
Mashuri
Masuki M. Astro
Matdon
Matroni Muserang
MG. Sungatno
Moh. Husen
Mohamad Sobary
Mohammad Sadam Husaen
Muhammad Idrus Djoge
Muhammad Muhibbuddin
Muhammad Subarkah
Muhammad Yasir
Muhidin M. Dahlan
Multazam
Mulyosari Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Jawa Timur
Murnierida Pram
Mutia Sukma
N. Syamsuddin CH. Haesy
Naskah Teater
Neli Triana
NH Dini
Nirwan Ahmad Arsuka
Nirwan Dewanto
Nissa Rengganis
Noor H. Dee
Novel John Halmahera
Nurel Javissyarqi
Nuryana Asmaudi
Omah Sastra Ahmad Tohari
Orasi Budaya Akhir Tahun 2018
Pagelaran Musim Tandur
PDS H.B. Jassin
Pipiet Senja
Profil MA Matholi'ul Anwar
Prosa
Proses Kreatif
Puisi
Pustaka LaBRAK
PUstaka puJAngga
Putu Fajar Arcana
R. Timur Budi Raja
Radhar Panca Dahana
Raedu Basha
Rahmat HM
Rakai Lukman
Rakhmat Giryadi
Raudal Tanjung Banua
Remy Sylado
Resensi
Ribut Wijoto
Riki Dhamparan Putra
Rinto Andriono
Riri Satria
Rodli TL
Ronggeng Dukuh Paruk
Ronny Agustinus
Rumah Budaya Pantura (RBP)
S Yoga
S. Jai
S.W. Teofani
Sabrank Suparno
Sahaya Santayana
Saini KM
Sainul Hermawan
Sajak
Sanggar Pasir
Sanggar Pasir Art and Culture
Sanggar Rumah Ilalang
Sanggar Teater Jerit
Sapardi Djoko Damono
Sasti Gotama
Sastra dan Kuasa Simbolik
Sastra Lamongan
Sastra-Indonesia.com
Sastri Sunarti
Satyagraha Hoerip
Saut Situmorang
Sekolah Literasi Gratis (SLG)
SelaSAstra Boenga Ketjil
Seno Gumira Ajidarma
Seputar Sastra Semesta
Sergi Sutanto
Shiny.ane el’poesya
Sholihul Huda
Sigit Susanto
Sihar Ramses Simatupang
Siwi Dwi Saputro
Soeparno S. Adhy
Soetanto Soepiadhy
Sofyan RH. Zaid
Soni Farid Maulana
Sosiawan Leak
Subagio Sastrowardoyo
Suminto A. Sayuti
Sunaryono Basuki Ks
Sungatno
Sunlie Thomas Alexander
Sunu Wasono
Sutan Iwan Soekri Munaf
Sutardji Calzoum Bachri
Sutejo
Syaifuddin Gani
Taufik Ikram Jamil
Taufiq Ismail
Taufiq Wr. Hidayat
Teater Ilat
Teguh Winarsho AS
Tengsoe Tjahjono
Theresia Purbandini
Titi Aoska
Tjahjono Widijanto
Toko Buku Murah PUstaka puJAngga Lamongan
Topik Mulyana
Tri Lestari Sustiyana
Triyanto Triwikromo
TS Pinang
Ulysses
Umar Fauzi Ballah
Umbu Landu Paranggi
Umi Kulsum
Universitas Indonesia
Universitas Negeri Jember
Untung Wahyudi
Veronika Ninik
Viddy A.D. Daery
W.S. Rendra
Wage Daksinarga
Wahyudi Akmaliah Muhammad
Wawan Eko Yulianto
Wawancara
Widie Nurmahmudy
Wildan Ibnu Walid
Windi Erica Sari
Wisran Hadi
Y Alprianti
Y. Thendra BP
Yanusa Nugroho
Yasunari Kawabata
Yeni Mulyani
Yohanes Sehandi
Yona Primadesi
Yonathan Rahardjo
Yopi Setia Umbara
Zainuddin Sugendal
Zainuri
Zehan Zareez
Zelfeni Wimra
Zumro As-Sa'adah